Setelah menunggu beberapa bulan dan sempat mengalami pengunduran jadwal pengumuman beberapa kali, akhirnya pada hari ini rabu 5 februari 2014 KemenPAN RB berencana mengumumkan Hasil tes CPNS K2 tahun 2013 yang lalu.
Pengumuman dapat dilihat melalui situs resmi KemenPAN RB yaitu www.kemenpan.go.id atau situs resmi BKN yaitu www.sscn.bkn.go.id
Tetapi sampai malam ini kedua situs ini masih sulit untuk di akses.
Menurut Wakil Kepala Badan Kepegawaian Negara
(BKN) Bima Haria Wibisana, Selasa (4/2/2014), bahwa pengumuman CPNS K2 tidak
bisa dilakukan serentak hari ini karena beberapa alasan.
Untuk instansi Pusat ada Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), dan Kementerian Agama (Kemenag)
yang akan mengalami penundaan pengumuman. Alasan penundaan pengumuman ini karena banyaknya jumlah tenaga Honorer
K2, seperti dicontohkan di kemenag yang mengangkat pulihan ribu honorer
K2, hal ini juga terjadi di kemendikbud. Pengangkatan tenaga honorer Kategori 2 di Kemenag membutuhkan waktu
yang cukup lama disebabkan karena distribusinya hingga ke kabupaten/kota
dan kecamatan.
Pengangkatan tenaga Honorer K2 di kemenag tidak
bisa dilakukan secara serentak karena pendistribusianya harus dilakukan
secara merata di sejumlah daerah yang masih kekurangan pegawai. Akan
tetapi hal ini lain dengan pengumuman CPNS K2 untuk Kemendikbud, dimana
Panitia mengupayakan akan menuntaskan pengumuman kelulusan pada hari
ini, akan tetapi jika tidak bisa tuntas hari ini juga akan mengalami
penundaan.
Ada beberapa daerah mengalami penudaan Pengumuman hasil CPNS K2 diantaranya adalah Provinsi Papua dan juga Papua
Barat, penundaan ini dilakukan karena bertepatan dengan kegiatan
keagamaan.
Untuk menjaga keamanan data nama peserta yang dinyatakan lulus dalam
CPNS 2013 honorer K2 ini, panitia bekerjasama dengan Lembaga Sandi
Negara (Lemsaneg) untuk member watermark dalam dokumen yang bisa bebas
diunduh masyarakat itu. Hal ini bertujuan agar tidak ada penggantian nama dalam daftar
honorer K2 yang diterima jadi CPNS. Upaya ini untuk antisipasi calo yang
memanfaatkan kesempatan dengan menarik sejumlah uang kepada honorer K2
yang sebenarnya tidak lulus.
Menteri menegaskan, dalam menentukan kelulusan PNS dari honorer K-II ini, Panselnas tetap memberlakukan passing grade, namun satu daerah dengan daerah lain tidak sama. Panselnas menerima masukan dan aspirasi dari berbagai daerah. Selain itu, ada juga afirmasi.
0 komentar:
Posting Komentar